Nyeri Otot? Atasi Dengan Koyo Cabe

Nyeri otot, juga dikenal dengan sebutan myalgia, sering dirasakan banyak orang. Penyebab utama nyeri otot terlokalisir adalah penggunaan berlebih otot dan cidera otot. Di sisi lain, infeksi virus seperti flu dapat menyebabkan nyeri otot sistemik, sekaligus mengonsumsi obat-obatan tertentu atau memiliki penyakit seperti fibromyalgia atau hypothyroidism. Nyeri otot dapat terasa berbeda tergantung apa yang menyebabkan kondisi ini.

Rasa nyeri yang diderita dapat terasa seperti kram, sensasi ditusuk, dan bahkan terbakar. Dalam kasus yang ringan, nyeri otot dapat diatasi menggunakan koyo cabe. Diagnosis alasan mengapa Anda menderita nyeri otot membutuhkan riwayat medis, pemeriksaan fisik, dan terkadang tes pencitraan atau tes darah. Biopsi otot juga terkadang dibutuhkan, walaupun prosedur ini jarang dilakukan. Setelah nyeri otot berhasil didiagnosis, dokter akan membuat rencana perawatan. 

Sering banyak orang yang menderita nyeri otot tahu apa yang menyebabkan kondisi yang mereka rasakan. Hal ini disebabkan karena nyeri otot instan disebabkan karena aktivitas fisik, tegangan, dan stres terlalu banyak pada otot. Dalam kasus ini, nyeri otot yang Anda rasakan dapat diatasi menggunakan koyo cabe. Namun, ada pula kondisi medis yang menyebabkan nyeri otot.

Beberapa kondisi medis yang menyebabkan myalgia di antaranya adalah fibromyalgia, sindrom kelelahan kronis, sindrom nyeri myofascial, infeksi seperti polio dan flu, gangguan autoimun seperti polymyositis dan lupus, penggunaan obat-obatan tertentu seperti ACE inhibitor, gangguan thyroid, dan juga hypokalemia.

Jika nyeri otot terus menerus terjadi dan bertambah parah, sangat penting untuk menghubungi dokter guna mendapatkan diagnosis yang tepat. Anda juga perlu menghubungi dokter secepatnya apabila nyeri otot ditemani dengan gejala lain seperti kesulitan bernapas, pusing, otot yang lemah, leher kaku, demam tinggi, gigitan serangga, ruam, kemerahan dan pembengkakan terlokalisir, kesulitan menelan, dan kelemahan otot di leher atau kepala. 

Setelah Anda menerima diagnosis nyeri otot, dokter akan membuat rencana perawatan untuk mengatasi nyeri yang diderita serta apa yang menyebabkan kondisi ini. Ketika nyeri otot disebabkan karena penggunaan berlebih, protokol RICE dapat dilakukan. RICE merupakan singkatan dari rest (istirahat), ice (es), compression (kompresi), dan elevation (pengangkatan).

Istirahatkan otot yang cidera sebanyak mungkin agar peradangan akut cepat sembuh. Gunakan kompres dingin seperti es pada otot yang nyeri selama 15 menit setiap sesinya, lakukan setiap 4 hingga 6 jam sekali, dan setelah berolahraga atau penggunaan otot. Ikat otot yang nyeri menggunakan perban yang elastis, dan naikkan atau angkat bagian tubuh dengan otot yang meradang di atas tinggi jantung Anda apabila memungkinkan. 

Selain menggunakan koyo cabe, ada pula beberapa obat yang bisa digunakan untuk meredakan rasa nyeri akibat nyeri otot. Beberapa obat membutuhkan resep dokter sehingga ada baiknya apabila Anda berkonsultasi terlebih dahulu. Salah satu obat nyeri otot adalah obat anti peradangan non-steroid atau disingkat NSAID, yang terdiri dari naproxen dan ibuprofen.

Kedua obat tersebut sangat direkomendasikan penggunaanya sebagai perawatan kondisi nyeri otot seperti nyeri otot akibat cidera dan juga sindrom nyeri myofascial. Cyclobenzaprine dan tizanidine yang mana merupakan obat “muscle relaxant” dapat digunakan untuk meredakan nyeri pada kasus cidera otot akut. Corticosteroid juga digunakan untuk merawat banyak kondisi peradangan, seperti polymyalgia rheumatica dan myopathie peradangan. Namun, penting untuk diingat bahwa steroid memiliki efek samping yang serius apabila digunakan dalam waktu yang lama. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *