Cara Kerja Zat dalam Panadol Cold dan Flu

Jika anda mengalami demam, salah satu obat yang bisa dipilih untuk membantu mengatasinya adalah panadol cold dan flu. Obat tersebut bisa diandalkan karena tak lepas dari zat yang ada di dalam kandungannya. Pada intinya, obat yang satu ini mengandung tiga zat aktif, yaitu paracetamol, pseudoephedrine HCI, dan dextromethorphan HBr. 

Lantas bagaimana khasiat dari masing-masing zat tersebut? Atas pertanyaan mendasar itulah maka artikel ini ditulis. Tanpa berpanjang lebar, mari kita simak bersama-sama penjelasannya. 

  • Paracetamol 

Sebagaimana telah disampaikan di awal tulisan ini, dalam obat panadol cold dan flu mengandung paracetamol. Sebagai informasi, zat tersebut merupakan salah satu obat yang memang kerap kali diandalkan untuk mengatasi suhu tinggi. Di samping itu, sebagai obat, paracetamol juga bisa digunakan dalam hal mengatasi rasa nyeri ringan sampai sedang, seperti keseleo, sakit gigi, dan sakit kepala. 

Adapun cara kerja paracetamol adalah meredakan rasa sakit dengan cara mengurangi produksi prostaglandin. Sebagai informasi, prostaglandin merupakan suatu bahan kimia yang bisa menyebabkan munculnya peradangan. 

  • Pseudoephedrine 

Kandungan berikutnya dalam panadol cold dan flu adalah pseudoephedrine. Zat aktif tersebut diketahui bisa berguna dalam hal meredakan hidung tersumbat. Di samping itu, pseudoephedrine juga bisa membantu anda yang mengalami penyakit pernapasan lain. 

Lebih lanjut, dirangkum dari berbagai sumber layanan kesehatan, pseudoephedrine ini terbilang zat yang masuk ke dalam kelompok obat-obatan dekongestan simpatomimetik. Zat yang ada di dalam panadol cold dan flu ini cara kerjanya adalah dengan mengurangi penyumbatan pada saluran pernapasan bagian atas. Contohnya adalah mengatasi hidung tersumbat. 

  • Dextromethorphan HBr 

Kandungan yang terkahir adalah dextromethorphan. Zat yang juga ada di dalam panadol cold dan flu ini bertujuan untuk membantu anda yang mengalami batuk karena flu. Adapun cara kerjanya dalam membantu meredakan batuk adalah dengan menekan refleks batuk melalui tindakan langsung di pusat batuk pada medula. Sebagai informasi, medula merupakan jaringan ginjal yang terbilang halus. 

Di samping itu, dextromethorphan adalah zat aktif yang juga mempunyai aktivitas antitusif. Aktivitas tersebut bertujuan untuk mengatasi batuk kering. Akan tetapi, zat yang satu ini tidak menyebabkan kecanduan. Di sisi lain, tidak pula mengeluarkan aksi ekspektoran atau sesuatu yang merangsang dahak keluar dari dalam tubuh. 

Dari penjelasan yang singkat tersebut, secara umum kita sudah mengetahui bagaimana cara kerja dari tiga zat yang ada di dalam obat panadol cold dan flu. Akan tetapi, meskipun memiliki banyak manfaat, ada baiknya kita semua mencari tahu lebih lanjut mengenai efek samping yang dapat muncul apabila mengonsumsi obat tersebut. Pengetahuan terkait efek samping memang perlu didapatkan agar kita bisa menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan. 

Adapun perihal efek samping panadol cold dan flu, pembaca bisa mencari tahu dari referensi lain. Atau bila anda memiliki waktu longgar, tidak ada salahnya jika berkonsultasi dengan dokter terkait atau ahli obat yang bisa membantu memberikan keterangan mengenai efek samping obat tersebut. 

Akhir kata, jika semua informasi mengenai efek samping panadol cold dan flu sudah diperoleh dan anda merasa aman untuk mengonsumsinya, maka obat tersebut bisa anda dapatkan dengan mudah di toko obat online pilihan anda. Membelinya secara daring memang disarankan mengingat pandemi Covid-19 belum juga mereda. Di sisi lain, meskipun obat itu masuk ke dalam kategori obat bebas terbatas dan tidak memerlukan resep dokter, tapi aturan pakainya harus tetap diikuti, ya!

Mengapa Hufadon Domperidone Tidak Boleh Dikonsumsi Jangka Panjang?

Hufadon suspensi adalah obat yang berfungsi untuk mengatasi rasa mual dan muntah akut karena mengandung Domperidone sebagai zat aktif utamanya. Kandungan domperidone ini bekerja dengan mempercepat pergerakan saluran pencernaan, sehingga makanan di dalam perut akan lebih cepat ke usus dan mengatasi rasa mual.

Maka dari itu, selain mengatasi rasa mual dan muntah, domperidone juga dapat digunakan sebagai obat gangguan pencernaan, seperti gastroparesis (gangguan pada otot lambung yang menyebabkan gerakan untuk mendorong makanan ke usus menjadi lambat). Namun dalam penggunaannya, Hufadon Suspensi dilabeli sebagai obat keras dan tidak dianjurkan untuk penggunaan jangka panjang. Bagi anak-anak, obat ini hanya digunakan untuk mengurangi rasa mual dan muntah pasca kemoterapi kanker dan radioterapi.

Hufadon suspensi adalah obat untuk mengatasi mual dan muntah akut

Lalu, mengapa tidak disarankan mengonsumsi Hufadon suspensi dalam jangka panjang?

Walaupun zat domperidone dikategorikan sebagai jenis antibiotik atau anti mual, namun dalam pemakaian hufadon domperidone tidak disarankan dalam jangka waktu yang panjang. Hal ini bisa memberikan efek samping yang beragam, mulai dari ringan hingga berat.

Penyebaran obat dengan kandungan domperidone sendiri sudah dibatasi oleh FDA (Food and Drug Administration) sejak tahun 2004, dikarenakan banyaknya efek samping yang mungkin terjadi. Berikut beberapa efek samping yang bisa dirasakan bila dikonsumsi secara terus menerus. 

  1. Meningkatnya kadar prolaktin

Bila menggunakan domperidone dalam jangka waktu yang panjang, dapat meningkatkan kadar prolaktin di dalam tubuh, dan bisa terus bertambah walaupun domperidone sudah dihentikan. Penelitian menunjukkan bahwa sepertiga keganasan pada payudara dapat berhubungan dengan meningkatnya kadar prolaktin. Sehingga, penggunaan domperidone ini tidak disarankan bagi pengidap yang mempunyai riwayat keganasan payudara. 

Selain itu, adanya peningkatan kadar prolaktin dalam tubuh memberikan efek samping berupa galaktorea, ginekomastia, hingga penurunan libido.

  1. Risiko kematian gangguan jantung

Alasan lain mengapa domperidone hanya boleh digunakan dalam jangka waktu pendek dengan dosis minimal adalah meminimalisir adanya efek samping yang berisiko pada jantung. Kandungan domperidone dapat meningkatkan risiko kematian mendadak akibat adanya gangguan jantung. 

Angka kematian sangat meningkat sekitar 4 kematian pada 1.000 orang dibandingkan dengan seseorang yang tak konsumsi domperidone. Angka kematian itu meningkat pada pasien dengan usia di atas 60 tahun dan memiliki gangguan jantung serta diabetes. Maka dari itu, penggunaan obat yang mengandung zat aktif domperidone tidak disarankan dalam jangka waktu panjang dan tidak dikonsumsi oleh pasien dengan usia tua dan memiliki riwayat penyakit jantung.

  1. Mengganggu sistem tubuh lainnya

Selain memberikan efek samping pada peningkatan kadar prolaktin dan gangguan jantung, penggunaan domperidone juga bisa menimbulkan gangguan sistem lainnya, seperti:

  • Gangguan psikiatri (agitasi dan nervousness). Agitasi merupakan perasaan gelisah, jengkel, dan marah. Sedangkan nervousness adalah gangguan rasa gugup yang berlebih.
  • Reaksi anafilaktik, yakni syok yang disebabkan oleh reaksi alergi berat sehingga menyebabkan turunnya tekanan darah secara drastis.
  • Gangguan ekstrapiramidal adalah suatu gangguan yang terjadi pada otak. Menoedema, yakni pembengkakan lapisan dalam kulit akibat reaksi alergi.
  • Gangguan lainnya, yakni kejang, nyeri kepala, diare, mulut kering, dll.
  • Jadi, Anda sudah mengetahui mengapa penggunaan Hufadon Domperidone tidak dapat digunakan secara jangka panjang karena akan memberikan efek samping yang berbahaya bagi tubuh. Jangan lupa untuk selalu mengonsultasikan dan meminta resep dokter sebelum Anda mengonsumsi obat ini. gakibatkan penderita akan melakukan gerakan-gerakan yang tidak disadari dan sulit dikendalikan.
  • Angi

Rekomendasi Dot Bayi Seperti Pigeon Dot Slim Neck

Kegiatan menyusui merupakan sesuatu yang penting dilakukan antara ibu dan bayi. Akan tetapi, ada ibu yang tidak mampu untuk menyusui secara alami. Oleh karena itu, beberapa wanita atau ibu memerlukan bantuan dari alat seperti pompa payudara dan botol susu untuk bayi. Berikut rekomendasi dot bayi seperti Pigeon Dot Slim Neck.

1. Philips Avent Natural Nipple 

Dot dari Philips ini memiliki puting berbentuk payudara yang lebar yang mendorong pelekatan alami bayi karena mirip dengan payudara, sehingga memudahkan bayi untuk mengombinasikan antara ASI dan susu botol. Produk ini juga memiliki kelopak di dalam puting untuk meningkatkan kelembutan dan kelenturan tanpa puting menjadi mengempis. Philips Avent Natural Nipple juga disertai sistem anti-kolik canggih dengan katup kembar inovatif sehingga mengurangi kolik dan ketidaknyamanan pada bayi. Anda bisa mendapatkan produk Philips Avent Natural Nippel dengan harga sekitar Rp54.000 hingga Rp79.000.

2. Nuby Comfort

Rekomendasi merek dot bayi berikutnya yaitu Nuby Comfort. Dot dari Nuby Comfort terbuat dari silikon yang dibuat menyerupai tekstur kulit ibu sehingga bisa dipakai untuk fase transisi ke training cup. Nuby Comfort biasanya dijual sepaket dengan botolnya. Anda bisa mendapatkan Nuby Comfort dengan harga Rp159.200 hingga Rp183.000.

3. Pigeon Dot Slim Neck

Produk dot Pigeon Dot Slim Neck ini memiliki desain slim yang terbuat dari bahan karet silikon yang lembut dan elastis untuk mendukung bayi tetap dapat menyusu ASI dengan nyaman, khususnya pada bayi yang tidak dapat menyusu ASI secara langsung. Dot Pigeon Dot Slim Neck ini dirancang khusus dengan teknologi Jepang yang bermanfaat untuk mendukung gerakan alami saat menyusui ASI sehingga bayi dapat menyusu dengan nyaman.

Dot dari Pigeon ini memiiki lubang AVS untuk membantu memperlancar aliran susu sehingga dapat mencegah bayi menjadi kembung. Anda bisa mendapatkan dot ini dengan harga Rp14.438 hingga Rp18.000.

4. Tommee Tippee

Produk dot dari Tommee Tippee ini memiliki desain bentuk dot yang unik sehingga memudahkan proses perlekatan agar menyerupai kelenturan ataupun gerakan alami dari payudara ibu. Dot juga dilengkapi dengan katup yang super sensitif, dot silikon yang lembut, serta bentuk botol yang mudah dipegang. Dot pada botol susu bayi ini cocok digunakan untuk anak berusia 0-3 bulan. Anda bisa mendapatkan dot dari Tommee Tippee ini dengan harga Rp72.800 hingga Rp80.000.

5. Sweety Extra Wide Neck Glass Bottle

Botol dot dari Sweety ini terbuat dari bahan kaca dengan bahan impor yang berkualitas tinggi yang diklaim anti pecah, anti kolik dan BPA Free. Botol dot dari Sweety ini juga dilapisi lapisan karet silicon sehingga anti slip. Botol dot ini bisa digunakan untuk anak usia mulai 0 bulan ke atas. Anda bisa mendapatkan Sweety Extra Wide Neck Glass Bottle dengan harga Rp30.600 hingga Rp51.000.

6. Huki 

Merek Huki juga memiliki botol susu yang terbuat dari PP (Polupropyline), yang BPA Free. Botol susu yang disertai dengan dot ini memiliki Dot Silicone Orthodontic, yang dapat membantu pertumbuhan rahang dan gusi gigi tumbuh dengan sempurna. Botol berukuran 120 ml ini memiliki berbagai varian warna dan gambar yang menarik untuk buah hati. Anda bisa mendapatkan botol susu bayi ini dengan harga Rp15.000.

Usai mengetahui berbagai rekomendasi dot bayi seperti Pigeon Dot Slim Neck, Anda bisa memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan budget yang Anda miliki. Anda juga dapat menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan bayi, agar bayi Anda tetap nyaman saat menyusu.

Counterpain: Kegunaan, Aturan Pakai dan Efek Samping

Saat mengalami nyeri otot atau sendi biasanya masyarakat Indonesia pada umumnya akan menggunakan Counterpain. Obat ini merupakan salah satu obat yang paling populer dan sudah dipercaya selama bertahun-tahun untuk mengatasi nyeri ringan pada otot dan sendi.

Apa saja kegunaan Counterpain?

Counterpain memiliki kandungan bahan aktif, seperti metil salisilat, eugenol dan menthol yang mampu mengatasi peradangan di bagian otot dan sendi, serta memberikan sensasi dingin pada kulit yang diikuti dengan rasa hangat untuk meredakan nyeri pada otot dan sendi.

Apa saja varian produk Counterpain?

Counterpain tersedia dalam empat varian yang tersedia di Indonesia, antara lain:

  1. Counterpain Cream (warna merah)

Counterpain Cream berfungsi untuk meredakan rasa nyeri pada otot dan sendi, keseleo maupun encok. Counterpain cream memiliki kandungan bahan aktif, seperti metil salisilat, mentol dan eugenol. Produk ini tersedia dalam bentuk krim.

  1. Counterpain Cool Gel

Counterpain Cool Gel mengandung 4% menthol yang memberikan sensasi dingin untuk meredakan rasa sakit pada otot karena olahraga, keseleo, nyeri punggung maupun memar. Produk ini tersedia dalam bentuk gel yang tidak lengket atau meninggalkan noda.

  1. Counterpain Patch

Varian Counterpain ini tersedia dalam dua kemasan, yaitu Counterpain Patch dan Counterpain Patch Hot. Kedua varian ini dapat membantu meredakan nyeri otot dan sendi pada bahu, pinggang, leher, siku, lutut, terkilir serta memar. Counterpain Patch juga sangat lembut dan elastis di kulit, tidak mudah lepas dan memiliki aroma yang segar.

5. Counterpain PMX

Counterpain PMX merupakan satu-satunya produk Counterpain yang membutuhkan resep dari dokter untuk menggunakannya. Counterpain PMX merupakan gel anti indlamasi dan analgesik. Kandungannya hampir sama dengan Counterpain Cream yang berwarna merah, namun ditambah kandungan piroxicam.

Bagaimana dosis dan aturan pemakaian Counterpain?

Oleskan Counterpain tipis-tipis dan merata kira-kira 1 gram pada bagian tubuh yang mengalami nyeri sebanyak 3-4 kali per hari. 

Apa saja yang perlu diketahui sebelum menggunakan Counterpain?

Berikut hal-hal penting yang harus diperhatikan dalam menggunakan Counterpain, antara lain:

  • Jangan gunakan obat ini pada seseorang yang memiliki alergi terhadap metil salisilat, aspirin, menthol serta bahan lainnya yang terkandung dalam produk Counterpain.
  • Sampaikan ke dokter atau apoteker seputar obat-obatan yang sedang atau akan rutin dikonsumsi.
  • Beri tahu juga ke dokter atau apoteker apabila kamu memiliki riwayat penyakit asma atau polip hidung.
  • Jangan gunakan obat ini d area sekitar mata, mulut, hidung maupun alat kelamin.
  • Jangan gunakan obat ini pada area kulit yang baru saja terluka, dicukur atau teriritasi.
  • Agar bekerja dengan maksimal, jangan gunakan obat ini sesaat setelah mandi atau saat berolahraga. Hal tersebut akan menurunkan keefektivitasan obat saat akan digunakan.
  • Sebaiknya tidak  menutup area kulit yang baru saja diberikan obat dengan perban karena hal tersebut memungkinkan menimbulkan efek samping.
  • Obat ini juga sangat tidak disarankan untuk digunakan selama 3 bulan terakhir kehamilan karena dapat membahaykan bayi di dalam kandungan serta memicu berbagai masalah persalinan lainnya.
  • Penggunaan pada ibu hamil dan menyusui, sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. 

Apa saja efek samping obat Counterpain yang mungkin terjadi?

Setiap obat pasti memiliki efek samping yang mungkin saja terjadi. Penggunaan Counterpain juga mungkin saja dapat menimbulkan beberapa efek samping, seperti gatal, kulit kemerahan, sensasi dingin atau hangat yang terlalu menyengat di kulit, ruam, iritasi, kulit mengelupas maupun perubahan warna kulit.