5 Langkah Menyiapkan Dana Darurat Khusus Biaya Swab Test

Pandemi Covid-19 di Indonesia masih terus berlanjut tanpa tahu kapan akan berakhir. Ada orang yang punya kesempatan bekerja dari rumah, namun banyak orang yang masih harus bekerja dan beraktivitas di luar rumah. Agar tetap aman, perlu melakukan tes PCR atau antigen secara rutin untuk memastikan tidak terinfeksi virus Covid-19. Sayangnya, harga swab test masih cukup mahal sehingga akan membutuhkan budget tambahan untuk melakukan tes.

Meskipun sekarang harga swab test, baik PCR maupun antigen, sudah diturunkan pemerintah, tetap saja Anda perlu menyiapkan dana lebih untuk kebutuhan melakukan tes ini. 

Jika selama ini Anda masih bingung dan belum memiliki dana untuk kebutuhan tes swab ini, maka bacalah informasi ini untuk mendapatkan solusinya.

Tips Menyiapkan Dana Darurat untuk Biaya Swab

Tentu di tengah situasi seperti sekarang ini, memiliki dana darurat tambahan yang khusus untuk keperluan yang berkaitan dengan pandemi Covid-19 sangat perlu dipersiapkan. Oleh sebab itu, berikut beberapa langkah dalam menyiapkan dana darurat untuk biaya tes PCR.

  1. Tentukan frekuensi tes PCR yang diperlukan

Pertama, Anda perlu mengetahui berapa frekuensi tes PCR yang dibutuhkan dalam durasi waktu tertentu. Bisa dipertimbangkan dari seberapa resikonya Anda terpapar virus Covid-19. Misalnya, tenaga kesehatan tentu berisiko tinggi terpapar virus sehingga perlu melakukan tes lebih sering.

Bagi yang bekerja dari rumah, memang tidak akan memerlukan tes PCR rutin. Akan tetapi, tak ada salahnya persiapan dari segi segi budget untuk berjaga-jaga. 

  1. Lakukan riset tempat tes PCR yang sesuai budget dan dekat dengan tempat tinggal

Anda juga perlu rajin melakukan riset untuk membandingkan harga swab test di satu klinik dengan klinik lainnya. Apalagi sekarang harga swab PCR sudah diturunkan, jadi Anda bisa mendapatkan harga yang lebih murah.

Menurut surat edaran Kementerian Kesehatan yang berlaku sejak 17 Agustus lalu, harga swab test Covid-19 mengalami perubahan harga menjadi kisaran Rp 500 ribuan. Ini bisa dijadikan patokan untuk menghitung budget kebutuhan swab. Pilih tempat tes yang sesuai dengan budget yang dimiliki dan dekat dengan lokasi tempat tinggal.

  1. Hitung jumlah dana yang diperlukan

Setelah mendapat kisaran harga swab test ini, Anda perlu menghitung berapa kebutuhan jumlah dana yang diperlukan. Setidaknya minimal Anda mempersiapkan 3 kali biaya tes PCR. 

Jika seseorang terinfeksi dan dinyatakan positif pada tes pertama, setidaknya perlu melakukan tes minimal 2 kali lagi hingga sembuh dan dinyatakan negatif Covid-19.

Jika punya tanggungan, tentu perlu dikalikan sejumlah anggota keluarga yang harus dibiayai.

Di puskesmas sebenarnya ada layanan swab PCR gratis. Akan tetapi ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi untuk mendapatkannya. Namun, jika kondisi tidak memungkinkan, tentu Anda akan membutuhkan tes PCR secara cepat dengan biaya pribadi.

  1. Alokasikan Budget yang Tidak Terpakai 

Tentu pola konsumsi setiap orang banyak yang berubah selama pandemi. Jika sebelumnya punya dana lifestyle dan entertainment, mungkin tidak akan terpakai selama pandemi karena hanya di rumah saja.

Coba cek cash flow Anda untuk melihat apakah ada budget yang tidak terpakai. Gunakan budget yang “nganggur” ini untuk dana darurat khusus tes PCR ini. 

  1. Cari side hustle untuk mendapatkan pemasukan tambahan

Jika pendapatan utama tidak memungkinkan untuk mengumpulkan dana darurat khusus untuk tes PCR, maka Anda bisa mencari side hustle untuk mengumpulkan budget ini. Anda bisa melakukan pekerjaan part time, kerja di akhir pekan, jual barang online di sosial media, dan lainnya. 

Anda juga bisa menjual barang-barang di rumah yang tidak terpakai. Ini bisa memberikan pendapatan tambahan.

Tidak ada seorang pun yang tahu apa yang terjadi di masa mendatang. Tidak ada seorang pun yang aman dari infeksi virus Covid-19. Yuk, siapkan dana darurat khusus mulai dari sekarang agar tidak menguras tabungan saat membayar harga swab test yang cukup mahal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *