4 Perbedaan Lafalos Krim Biasa dan Plus Krim

Tak jarang kegiatan sehari-hari jadi terganggu akibat badan pegal linu atau nyeri otot dan sendi. Rasa pegal dan nyeri ini biasanya muncul pada punggung, pinggang, leher, lengan, kaki, atau tangan. Penyebabnya pun bermacam-macam. Ada yang disebabkan olahraga berlebih, mengangkat beban berat hingga posisi duduk atau berdiri yang terlalu lama. Namun, Anda dapat mengatasi badan pegal linu atau nyeri otot dan sendi ini dengan menggunakan Lafalos krim atau Lafalos plus krim.

Meskipun keduanya sama-sama digunakan untuk mengatasi pegal-pegal, nyeri otot dan sendi, tetapi ada beberapa perbedaan dari keduanya. Penasaran apa saja perbedaannya? Berikut ulasan selengkapnya di bawah ini. 

  1. Kandungan

Lafalos adalah salep yang mengandung bahan-bahan aktif untuk mengatasi badan pegal linu maupun nyeri otot dan sendi, nyeri punggung, hingga keseleo. Lafalos krim diketahui mengandung menthol 55 mg, eugenol 14 mg, dan metil salisilat (Methyl salicylate) 102.

Sementara Lafalos plus krim tidak hanya mengandung menthol, eugenol, dan metil salisilat, tapi juga dilengkapi dengan Capsicum oleoresin 0.3 mg dan vitamin E acetate 30 mg. 

  1. Manfaat

Kandungan menthol pada kedua jenis salep ini berfungsi untuk meredakan rasa nyeri pada sakit punggung, otot dan sendi, serta bagian tubuh yang memar. Kandungan ini terbuat dari ekstrak minyak mint sehingga penggunaannya pada kulit dapat memberikan sensasi dingin ketika dioleskan ke kulit. 

Eugenol yang terdapat pada kedua salep ini merupakan senyawa yang terdapat pada minyak cengkeh. Senyawa ini berbentuk cair dengan warna bening atau kuning pucat serta memiliki aroma yang menyegarkan dan pedas. Senyawa ini juga memiliki peran sebagai analgesik atau pereda nyeri, anti inflamasi, antimikroba, dan sebagainya sehingga banyak dimanfaatkan dalam industri farmasi. 

Sementara itu, metil salisilat berfungsi untuk menghilangkan rasa sakit dan nyeri yang disebabkan oleh otot yang kaku, keseleo, radang sendi, memar, nyeri saraf, dan sakit punggung. Kandungan Capsicum oleoresin pada Lafalos plus krim merupakan ekstrak dari tanaman cabai yang berfungsi untuk mengobati sakit ringan serta nyeri otot dan sendi, seperti radang sendi, sakit punggung dan keseleo. Tanaman cabai menghasilkan senyawa yang disebut capsaicin. Capsaicin inilah yang berperan dalam mengurangi rasa sakit dan nyeri saat dioleskan ke kulit.

Selain itu, Lafalos plus krim juga mengandung vitamin E asetat atau dikenal juga dengan nama tocopheryl acetate. Kandungan ini berfungsi untuk mengurangi peradangan pada kulit. 

  1. Sensasi yang Diberikan

Ketika Lafalos krim dioleskan pada kulit, salep ini akan memberikan sensasi rasa dingin, cepat meresap ke kulit, dan tidak meninggalkan rasa lengket. Sementara itu, Lafalos plus krim saat dioleskan pada kulit akan memberikan sensasi rasa hangat di awal. Namun, di akhirnya Anda dapat merasakan rasa sejuk yang menenangkan. Produk ini juga cepat meresap ke kulit serta tidak meninggalkan rasa lengket. 

  1. Harga

Perbedaan selanjutnya adalah dari segi harga yang mana Lafalos krim memiliki harga yang lebih murah dibandingkan Lafalos plus krim. Namun, keduanya sama-sama dikemas dalam bentuk tube yang mudah untuk digunakan. 

Lafalos krim dijual seharga Rp12.000 dengan isi 20 gram, sedangkan Lafalos plus krim dijual seharga Rp25.000 dengan isi 20 gram. 

Itulah beberapa perbedaan Lafalos krim dan Lafalos plus krim. Meskipun demikian, keduanya sama-sama dapat menimbulkan efek samping, seperti iritasi, kulit melepuh dan mengelupas, kulit terasa panas dan terbakar, serta ruam dan kemerahan pada kulit. Oleh karena itu, pastikan Anda menggunakannya sesuai dengan dosis dan aturan pemakaian yang disarankan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *